Prodi Teknik Mesin UKiP Sorong Kirim Mahasiswa Ikuti Program Magang Merdeka 2026 di Astra Motor dan BPVP Sorong


SORONG — Program Studi Teknik Mesin Universitas Kristen Papua (UKiP) Sorong terus memperkuat pembelajaran berbasis praktik dan keterhubungan antara dunia akademik dengan dunia kerja. Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin UKiP Sorong mengikuti Program Magang Merdeka Tahun 2026 selama tiga bulan, mulai 1 April hingga 1 Juli 2026, di dua mitra strategis, yaitu Astra Motor Sorong 2 dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong, Papua Barat Daya.
Program ini merupakan bagian dari mata kuliah Praktik Kerja Lapangan (PKL)/Magang yang wajib ditempuh mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengimplementasikan teori dan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam lingkungan kerja, industri, dan pelatihan vokasi secara langsung.


Pembagian tersebut dirancang agar mahasiswa memperoleh pengalaman teknis yang lebih luas sesuai kebutuhan dunia kerja. Pada bidang otomotif, mahasiswa mempraktikkan perawatan dan perbaikan kendaraan mobil maupun sepeda motor. Di bidang manufaktur, mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam pengoperasian mesin produksi dan fabrikasi.
Mahasiswa pada Workshop Elektronika mempraktikkan perakitan, perawatan, serta perbaikan perangkat elektronika. Sementara mahasiswa pada Workshop Listrik mendalami instalasi dan pemeliharaan sistem kelistrikan. Adapun mahasiswa pada Workshop Las memperoleh pengalaman praktik pengelasan berbagai jenis logam dengan sejumlah teknik, termasuk SMAW, MIG, dan TIG.


Pelaksanaan Program Magang Merdeka 2026 berada di bawah tanggung jawab Ketua Program Studi Teknik Mesin UKiP Sorong, Disabella Dayera, S.Si., M.Si., bersama dosen pembimbing lapangan yang secara berkala melakukan pemantauan terhadap perkembangan mahasiswa.
Di lokasi magang, mahasiswa juga mendapatkan pendampingan langsung dari praktisi dan instruktur sesuai bidang kompetensinya. Di Astra Motor Sorong pendampingan mahasiswa dilakukan oleh Anas Fatur Rahman. Sedangkan di BPVP Sorong, mahasiswa dibimbing oleh lima instruktur pada masing-masing workshop, yaitu Firman Rahmat Syam, S.T. untuk Workshop Manufaktur; Melania Yosefina Making, S.T. untuk Workshop Listrik; Abudzar Ghifari Yusri, S.T. untuk Workshop Las; Aliya Amiruddin, S.Pd. untuk Workshop Otomotif; dan Edwar Luden, S.Pd. untuk Workshop Elektronika.
Kepala Cabang Astra Motor Sorong 2 dan Kepala BPVP Sorong turut menjadi penanggung jawab operasional pelaksanaan kegiatan magang di masing-masing institusi.
Program Magang Merdeka memiliki posisi penting dalam proses pendidikan mahasiswa Teknik Mesin UKiP Sorong karena memberikan pengalaman yang tidak seluruhnya dapat diperoleh melalui pembelajaran di ruang kelas. Program ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi akademik dan kebutuhan dunia kerja. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga belajar mengenai standar kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, keselamatan kerja, komunikasi, pelayanan, serta kemampuan menyelesaikan persoalan teknis di lapangan.




Keberagaman tempat penugasan di BPVP Sorong juga memberikan nilai tambah karena kompetensi mahasiswa dikembangkan dalam beberapa bidang teknis, mulai dari otomotif, manufaktur, elektronika, kelistrikan hingga pengelasan. Di sisi lain, program magang menjadi bagian dari upaya Program Studi Teknik Mesin UKiP Sorong untuk terus membangun link and match antara perguruan tinggi, dunia industri, dan lembaga pelatihan vokasi pemerintah.
Kemitraan dengan Astra Motor Sorong 2 memberikan mahasiswa kesempatan mengenal secara langsung lingkungan industri otomotif dan layanan purna jual. Sedangkan kerja sama dengan BPVP Sorong memperkuat kompetensi mahasiswa melalui fasilitas workshop dan pendampingan instruktur pada bidang-bidang kejuruan.
Bagi Program Studi Teknik Mesin, pengalaman langsung mahasiswa di lingkungan industri dan lembaga pelatihan vokasi menjadi bagian penting dalam memastikan proses pendidikan tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan tenaga kerja.
Kolaborasi perguruan tinggi dengan dunia industri dan lembaga vokasi juga diharapkan semakin memperkuat kontribusi UKiP Sorong dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu mengambil bagian dalam pembangunan di Papua Barat Daya dan Tanah Papua.
Melalui Program Magang Merdeka Tahun 2026, mahasiswa Teknik Mesin UKiP tidak hanya belajar bagaimana sebuah mesin bekerja, tetapi juga belajar tentang disiplin, profesionalisme, tanggung jawab, kerja sama, dan budaya kerja nyata. Dengan pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan kembali ke kampus dengan kompetensi yang semakin matang serta lebih siap untuk memasuki dunia profesional setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Kristen Papua Sorong.