Rektor UKiP Hadiri Perayaan HUT ke-55 PGLII sebagai Ketua Komisi Pendidikan Umum, Tegaskan Komitmen Memajukan Pendidikan Kristen Indonesia

Tangerang, 17 Juli 2026 – Rektor Universitas Kristen Papua (UKiP), Sophian Andi, menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) yang diselenggarakan di Casa Gracia BSD, Tangerang, Banten. Kehadirannya merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai Ketua Komisi Pendidikan Umum PGLII.








Perayaan yang mengusung tema “Think Globally, Act Locally in Mission” (Kisah Para Rasul 1:8) tersebut dihadiri oleh Pengurus Pusat PGLII, Majelis Pertimbangan (MAPER), para pimpinan sinode gereja, lembaga pelayanan, perwakilan pemerintah, serta tokoh-tokoh gereja dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Sophian Andi menyampaikan bahwa dunia pendidikan Kristen memiliki tanggung jawab besar untuk mempersiapkan generasi yang unggul secara akademik, kuat dalam karakter, dan setia kepada panggilan Kristus.
“Tema ‘Think Globally, Act Locally in Mission’ merupakan panggilan bagi seluruh lembaga pendidikan Kristen untuk memiliki wawasan global tanpa kehilangan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing. Pendidikan harus melahirkan pemimpin yang mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berlandaskan Firman Tuhan,” ujar Sophian Andi.
Sebagai Ketua Komisi Pendidikan Umum PGLII, ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara gereja, sekolah, perguruan tinggi, dan berbagai lembaga pendidikan Kristen di Indonesia. Menurutnya, kolaborasi merupakan kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperluas dampak pelayanan bagi masyarakat.
Sophian Andi juga menilai bahwa pesan Firman Tuhan yang disampaikan oleh Pdt. Prof. Dr. F. Irwan Widjaja, Ph.D. mengenai bani Isakhar yang memahami keadaan zaman menjadi pengingat penting bagi para pemimpin pendidikan agar terus peka terhadap perubahan global tanpa meninggalkan nilai-nilai Alkitabiah.
“Perguruan tinggi Kristen tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang kompeten, tetapi juga membentuk pribadi yang berintegritas, memiliki hati melayani, serta mampu menjadi terang dan garam bagi bangsa. Inilah kontribusi nyata pendidikan Kristen dalam membangun Indonesia,” tambahnya.
Momentum HUT ke-55 PGLII juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat kerja sama antaranggota PGLII dalam mendukung pengembangan pendidikan Kristen di Indonesia. Komisi Pendidikan Umum PGLII akan terus mengembangkan berbagai program strategis, termasuk peningkatan kualitas tenaga pendidik, penguatan jejaring antarperguruan tinggi Kristen, pengembangan pendidikan nonformal, serta kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai mitra strategis.
Bagi Universitas Kristen Papua, kehadiran Rektor dalam forum nasional ini merupakan wujud komitmen UKiP untuk terus berperan aktif dalam memajukan pendidikan Kristen yang relevan, berkualitas, dan berdampak bagi pembangunan masyarakat, khususnya di Tanah Papua.
Melalui semangat “Think Globally, Act Locally in Mission”, UKiP meneguhkan tekad untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi global, karakter Kristiani yang kuat, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah dan bangsa.