REKTOR UKIP TURUT SERTA DALAM PENYUSUNAN RENCANA KONTINGENSI KONFLIK SOSIAL KOTA SORONG

Sorong, 12 Juni 2026 – Rektor Universitas Kristen Papua (UKiP), Sophian Andi, turut ambil bagian dalam kegiatan Penyusunan Dokumen Rencana Kontingensi Konflik Sosial Kota Sorong yang dilaksanakan pada tanggal 11–12 Juni 2026 di Kota Sorong.

Kegiatan yang difasilitasi oleh berbagai pemangku kepentingan dan organisasi kemanusiaan ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi konflik sosial melalui penyusunan dokumen rencana kontingensi yang komprehensif, terukur, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta memfokuskan pembahasan pada integrasi prinsip-prinsip Core Humanitarian Standard (CHS) atau Standar Inti Kemanusiaan ke dalam dokumen rencana kontingensi. Pendekatan ini menekankan bahwa setiap respons kemanusiaan harus berpusat pada kebutuhan masyarakat terdampak, terutama kelompok rentan yang memerlukan perlindungan khusus saat terjadi situasi darurat.

Rektor UKiP menyampaikan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam penyusunan dokumen strategis daerah merupakan bagian dari kontribusi akademisi dalam mendukung pembangunan sosial dan ketahanan masyarakat.

“Universitas memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi melalui kajian ilmiah, penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat. Keterlibatan UKiP dalam penyusunan Rencana Kontingensi Konflik Sosial ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam mendukung upaya pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan masyarakat yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi krisis,” ujar Sophian Andi.

Selain membahas integrasi CHS, kegiatan ini juga mendalami mekanisme Joint Assessment (kajian cepat bersama), penyusunan laporan situasi harian (Situation Report/SITREP), serta pengelolaan data dan informasi yang dibutuhkan dalam proses pengambilan keputusan saat terjadi kondisi darurat.

Melalui keterlibatan aktif dalam forum ini, UKiP menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga berperan dalam mendukung upaya mitigasi risiko, pembangunan perdamaian, dan penguatan kapasitas masyarakat di Papua Barat Daya.

Diharapkan hasil penyusunan Dokumen Rencana Kontingensi Konflik Sosial Kota Sorong dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait dalam melakukan langkah-langkah penanganan yang cepat, tepat, dan berbasis kebutuhan masyarakat apabila terjadi situasi konflik sosial di masa mendatang.