UKiP Gelar Penutupan PKKMB 2026 oleh Wakil Rektor I Mahasiswa Baru Harus Menjadi Generasi yang Berdampak bagi Papua

SORONG — Universitas Kristen Papua (UKiP) Sorong menutup rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 pada tanggal 4 September 2026 sebagai langkah awal membekali mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, nilai-nilai universitas, kehidupan kemahasiswaan, serta peran mereka sebagai generasi muda yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi Tanah Papua.
PKKMB UKiP 2026 menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk memasuki kehidupan perguruan tinggi sekaligus memahami arah pengembangan Universitas Kristen Papua menuju perguruan tinggi yang semakin unggul, relevan, dan berdampak.



Dalam sambutan penutupan kegiatan, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UKiP, Dr. Ricky D. Montang, M.Th., menyampaikan bahwa berakhirnya PKKMB bukanlah akhir dari proses pembentukan mahasiswa, melainkan awal perjalanan mereka dalam menjalani kehidupan akademik dan kemahasiswaan di Universitas Kristen Papua.
Ia mengajak mahasiswa baru untuk menjadikan pengalaman selama PKKMB sebagai bekal dalam membangun karakter, kompetensi, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“PKKMB telah selesai, tetapi perjalanan kalian sebagai mahasiswa baru UKiP baru saja dimulai. Jadikan seluruh pengalaman yang diperoleh selama kegiatan ini sebagai dasar untuk bertumbuh, belajar, berkarya, dan memberikan dampak bagi Tanah Papua,” ujar Dr. Ricky.

Menurutnya, mahasiswa tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga perlu mengembangkan kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, berpikir kritis, berinovasi, serta beradaptasi terhadap perkembangan zaman.
Dr. Ricky menegaskan bahwa mahasiswa UKiP memiliki peran penting dalam mempersiapkan masa depan Papua. Karena itu, mahasiswa baru diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan belajar di perguruan tinggi untuk mengembangkan potensi diri dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menjalani perkuliahan hanya untuk memperoleh ijazah. Pendidikan tinggi harus menjadi ruang untuk membentuk pribadi yang berintegritas, mandiri, kreatif, bertanggung jawab, dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Dalam penutupan PKKMB 2026, mahasiswa baru kembali diperkenalkan dengan semangat “UKiP Berdampak”, yang menempatkan pendidikan tinggi bukan hanya sebagai proses transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana menghasilkan perubahan nyata.
Melalui penutupan PKKMB 2026, Universitas Kristen Papua menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, peningkatan kompetensi, inovasi, entrepreneurship, kepemimpinan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.