Monthly Archives: March 2025
UKiP Sorong dan IAKN Manado Tanda Tangani MoU untuk Perkuat Pendidikan dan Penelitian

Manado, 5 Maret 2025 – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado dan Universitas Kristen Papua (UKiP) Sorong resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di kampus IAKN Manado, Sulawesi Utara. Kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor IAKN Manado, Dr. Olivia Cherly Wuwung, ST., M.Pd, dan Rektor UKiP Sorong, dr. Sophian Andi, M.Pd.K, dengan disaksikan oleh jajaran pimpinan dari kedua perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, Rektor IAKN Manado, Dr. Olivia Cherly Wuwung, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata dalam meningkatkan kualitas akademik dan sumber daya manusia. “IAKN Manado dan UKiP Sorong memiliki visi yang sama dalam membangun pendidikan berbasis nilai-nilai Kristen yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman. Kerja sama ini akan membuka lebih banyak peluang untuk pengembangan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UKiP Sorong, dr. Sophian Andi, menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kemitraan ini. “MoU ini akan menjadi dasar bagi penguatan kolaborasi akademik yang inovatif dan produktif, baik dalam bidang pendidikan maupun penelitian. Kami berharap dapat bersama-sama membangun kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia Timur,” ungkapnya.
Adapun ruang lingkup kerja sama ini mencakup:
- Pendidikan dan Pengajaran – Pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan mutu akademik.
- Penelitian – Pengkajian ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang mendukung pengembangan akademik.
- Pengabdian kepada Masyarakat – Pemberdayaan dan penerapan ilmu bagi kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, kedua perguruan tinggi sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meningkatkan efisiensi serta efektivitas pengelolaan sumber daya, serta menjalankan kerja sama ini selama lima tahun ke depan.
Dengan adanya MoU ini, diharapkan UKiP Sorong dan IAKN Manado dapat semakin memperkuat peran mereka dalam membangun pendidikan yang berkualitas, berbasis riset, dan berdampak luas bagi masyarakat.
UKiP Sorong Gelar Wisuda Sarjana Angkatan XVII, Rektor Ajak Lulusan Jadi Pelopor Kewirausahaan


Sorong, 28 Februari 2025 – Universitas Kristen Papua (UKiP) Sorong mengadakan Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan XVII, yang diikuti oleh 83 lulusan sarjana. Acara berlangsung di Gedung Getsemani UKiP Sorong pada Jumat (28/2), menandai pencapaian akademik para mahasiswa yang siap berkontribusi bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Rektor UKiP Sorong, Sophian Andi, menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan atas kerja keras dan dedikasi mereka selama menempuh pendidikan. Ia menekankan bahwa lulusan UKiP harus memiliki peran aktif dalam membangun masyarakat dan tidak hanya berorientasi pada profesi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Kami ingin para lulusan tidak hanya bercita-cita menjadi ASN, tetapi juga berani menciptakan peluang di dunia usaha. Jadilah pelopor yang mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan berkontribusi bagi daerah,” ujar Rektor Sophian Andi.
Selain itu, ia menegaskan bahwa UKiP Sorong terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Papua, dengan menjalin kerja sama bersama perguruan tinggi swasta berakreditasi unggul serta melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga pendidikan terkait.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dengan menghadirkan program pelatihan dan sertifikasi bagi tenaga pengajar. Selain itu, kami juga memastikan standar pendidikan yang diterapkan sesuai dengan ketentuan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),” tambahnya.
Menutup acara wisuda, Rektor Sophian Andi memberikan pesan inspiratif kepada para lulusan agar tetap berjuang dalam menghadapi persaingan di dunia kerja.
“Perjalanan kalian belum selesai. Tantangan di depan akan semakin besar, tetapi jangan pernah menyerah. Teruslah belajar dan kembangkan kemampuan agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” tutupnya.
Dengan bertambahnya 83 sarjana baru, UKiP Sorong semakin menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang mencetak lulusan unggul dan siap berkontribusi bagi pembangunan di Papua dan Indonesia.

Rektor Universitas Kristen Papua Buka Audisi Tim Papua Bisa Sorong untuk International Science Competition di Malaysia


Sorong, 3 Maret 2025 – Rektor Universitas Kristen Papua (UKiP) Sorong, dr. Sophian Andi, M.Pd.K, secara resmi membuka Audisi Tim Papua Bisa Sorong yang akan berkompetisi dalam International Science Competition (ISC) di Malaysia pada bulan September mendatang. Acara ini berlangsung di Aula SMA Negeri 2 Kota Sorong dan dihadiri oleh para pelajar berbakat dari berbagai SMA di Kota Sorong.
Dalam sambutannya, dr. Sophian Andi, M.Pd.K menyampaikan pentingnya generasi muda Papua untuk berani bersaing di tingkat internasional. “Generasi Papua adalah aset bangsa. Melalui kompetisi ini, kita membuktikan bahwa anak-anak Papua memiliki potensi besar di bidang sains dan mampu berkompetisi dengan pelajar dari berbagai negara,” ujarnya.
Audisi ini merupakan bagian dari program yang diinisiasi oleh Yayasan Indonesia Sejahtera Barokah (Terang Papua) bekerja sama dengan UKiP untuk mendampingi dan memfasilitasi para pelajar dalam mengikuti kompetisi yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA). Proses seleksi dilakukan selama dua hari, yakni pada 3 dan 4 Maret 2025, dengan tujuan memilih pelajar terbaik yang akan bergabung dalam Tim Papua Bisa.
Kompetisi Sains Bertaraf Internasional
IYSA adalah organisasi yang telah berpengalaman dalam menyelenggarakan kompetisi sains, bekerja sama dengan berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, Singapura, China, India, Taiwan, Turki, Tunisia, Mesir, dan Abu Dhabi. Sebelumnya, pelajar dari Papua telah berhasil menorehkan prestasi, termasuk medali emas dalam Word Science Environment and Engineering Competition (WSEEC) di Universitas Indonesia pada 2022 dan medali perak serta emas dalam kompetisi di Bali, Korea, dan Malaysia pada 2023-2024.
Dengan keberhasilan sebelumnya, Tim Papua Bisa tahun ini menargetkan untuk meraih medali emas di World Invention Competition and Exhibition (WICE) di Malaysia. Setelah seleksi, para peserta akan menjalani pelatihan intensif selama lima bulan secara online dan offline guna meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang sains.
Tujuan Program
Program ini bertujuan untuk:
- Menggali potensi sains generasi Papua agar dapat berkembang secara maksimal.
- Memberikan ruang bagi pelajar untuk meneliti dan mengevaluasi ide-ide sains mereka.
- Membuktikan bahwa generasi Papua mampu bersaing di tingkat internasional.
- Memotivasi generasi Papua lainnya untuk berprestasi dan mengembangkan kemampuan mereka.
Rektor UKiP mengajak seluruh pihak untuk mendukung Tim Papua Bisa agar dapat membawa pulang medali emas untuk Indonesia. “Kami berharap dukungan penuh dari sekolah, pemerintah, dan masyarakat agar anak-anak kita bisa menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan mengharumkan nama Papua di kancah internasional,” tambahnya.
Dengan semangat juang dan bimbingan dari para mentor terbaik, Tim Papua Bisa siap berlaga di Malaysia dan membawa pulang kemenangan bagi Papua dan Indonesia.
UKiP Sorong dan Unimuda Sorong Jalin Kerja Sama Akademik Melalui Penandatanganan MoU

Sorong, 13 Maret 2024 – Universitas Kristen Papua (UKiP) Sorong dan Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong secara resmi menjalin kerja sama akademik melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan pada Kamis, 13 Maret 2024, di kampus Unimuda Sorong.
Rektor UKiP Sorong, dr. Sophian Andi, M.Pd.K, dan Rektor Unimuda Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si, menandatangani MoU ini sebagai bentuk komitmen kedua institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di Papua Barat Daya.

Dalam sambutannya, dr. Sophian Andi menekankan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menciptakan ekosistem akademik yang lebih baik, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan di Papua. “Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul serta meningkatkan daya saing mahasiswa melalui program-program akademik yang inovatif,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Rustamadji menyampaikan bahwa sinergi antara UKiP dan Unimuda diharapkan dapat membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen dalam mengembangkan riset bersama, pertukaran mahasiswa, serta program pelatihan dan seminar yang memperkaya wawasan akademik.
Kerja sama ini mencakup berbagai aspek, termasuk pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, serta pelaksanaan kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Acara penandatanganan MoU ini turut dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa dari kedua universitas yang menyambut baik inisiatif tersebut. Dengan adanya kemitraan ini, diharapkan UKiP Sorong dan Unimuda Sorong dapat berkontribusi lebih besar dalam memajukan pendidikan tinggi di Papua Barat Daya.
