Category Archives: Home

PAPUA BISA Meraih Gelar GOLD Medalist dan Pemenang Grand Prize di World Innovation and Creativity Olympic 2023 di Seoul

PAPUA BISA Meraih Gelar GOLD Medalist dan Pemenang Grand Prize di World Innovation and Creativity Olympic 2023 di Seoul, Korea Selatan.

Pada tanggal 27-29 Juli 2023, perlombaan karya ilmiah World Innovation and Creativity Olympic (WICO) diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan.

Lomba ini diikuti oleh 27 negara dengan total 1.123 peserta, termasuk peserta dari Amerika, Kanada, Hong Kong, Korea, Taiwan, China, Australia, dan berbagai negara lainnya.

Tim dari Papua tampil gemilang dalam lomba ini dan berhasil meraih medali emas (GOLD Medalist) di kategori bidang yang mereka ikuti. Keberhasilan mereka tidak berhenti di situ, karena Tim Papua juga berhasil memenangkan *Grand Prize* sebagai Tim Terbaik dari Indonesia. Pencapaian tersebut menjadi luar biasa karena terpilih dari 13 tim yang mewakili Indonesia dalam lomba tersebut.

Rektor Universitas Kristen Papua Sophian Andi menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi suatu kebanggaan bagi Papua dan Indonesia secara keseluruhan. Universitas Kristen Papua (UKiP) yang menjadi institusi pendidikan tempat bernaungnya Tim Papua Bisa. Sophian Andi juga menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat atas anugerah dan berkat yang diperoleh Tim Papua.

WICO 2023 menjadi ajang kompetisi tingkat dunia untuk mendorong inovasi dan kreativitas di bidang ilmiah. Adanya 27 negara peserta, termasuk beberapa negara maju dan berkembang, menunjukkan bahwa semangat inovasi dan kolaborasi ilmiah dapat menjadi jembatan untuk menghubungkan berbagai bangsa dalam upaya mencari solusi atas tantangan global.

Daftar negara peserta dalam WICO 2023 antara lain: South Korea, USA, Vietnam, Cambodia, Taiwan, Canada, India, Indonesia, Iran, North Macedonia, Malaysia, Philippines, Singapore, Sudan, Senegal, Paraguay, Poland, Netherland, Thailand, Australia, Hong Kong, Macau, Belgia, Romania, United Arab Emirates, Mexico, Switzerland dan China.

Semoga prestasi gemilang Tim Papua ini menjadi inspirasi bagi generasi muda di Tanah Papua dan Indonesia serta dapat berkontribusi dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi di Tanah Air. Indonesia bergerak maju melalui semangat seperti ini, untuk mencapai masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing tinggi di tingkat global.

One Student Saves One Family (OSSOF)

Universitas Kristen Papua bersama Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (FK UKI) bekerja sama dengan Kantor Staf Presiden RI dan perguruan tinggi di Papua, untuk meningkatkan upaya percepatan penurunan angka stunting di Papua.

Audiensi digelar pada tanggal 10 Juli 2023 di Kantor Staf Presiden RI. Dalam audiensi tersebut, dibahas berbagai tantangan dan upaya yang perlu dilakukan untuk menurunkan angka stunting di Papua.

Menurut data Kementerian Kesehatan RI, angka stunting di Papua mencapai 33,1% pada tahun 2022. Angka ini masih jauh di atas target nasional, yaitu 14% pada tahun 2024.

Berbagai faktor yang menyebabkan stunting di Papua antara lain, pola makan yang tidak sehat, kurangnya akses air bersih dan sanitasi, serta kurangnya akses layanan kesehatan.

Tenaga ahli utama Kedeputian II Bidang Pembangunan Manusia, Kantor Staf Presiden (KSP) RI, Dr. dr. Brian Sri Prahastuti, MPH dan Tenaga Ahli Utama KSP Theo Litaay menerima Tim OSSOF UKI dan menjelaskan bahwa Kantor Staf Presiden (KSP) mempunyai tugas untuk memberikan dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam melaksanakan percepatan penurunan angka stunting.

Dalam sesi diskusi yang dimoderatori oleh Dr.med. dr. Abraham Simatupang, MKes mengemuka salah satu faktor yang juga perlu ditangani adalah pola makan yang sudah mulai terlalu dipengaruhi oleh produk makanan serba instan.

Pertemuan ini diikuti oleh Ketua STIKES Papua, Dr. dr. Marthen Sagrim, SKM., M.Kes dan Rektor Universitas Kristen Papua, dr. Sophian Andi, M.Pd.K.
“Untuk tindak lanjut dan pembicaraan program perlu penyesuaian kurikulum perguruan tinggi. Kami sudah siap untuk melakukan penyesuaian kurikulum di Stikes dengan pendekatan MBKM (Merdeka Belajar-Kampus Merdeka),” ujar Dr. Marthen Sagrim.
Oleh karena itu, kerja sama antara berbagai pihak, termasuk dengan perguruan tinggi antara lain Universitas Kristen Papua, UNCEN, UNIPA, Universitas Internasional Papua, dan STIKES Papua, perlu dilakukan untuk mengatasi masalah stunting di Papua.

FK UKI memiliki program One Student Saves One Family (OSSOF) yang telah terbukti efektif dalam menurunkan angka stunting di berbagai daerah.

Dalam melaksanakan program OSSOF, UKI bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Program ini menjadi salah satu program pengabdian kepada masyarakat dari FK UKI ditahun 2015 yg diresmikan oleh Prof Yohana Yembise yang saat itu menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Kegiatan OSSOF ini digerakan oleh team dosen FK UKI, Prof. Dr. Charles O.P. Marpaung, M.S, dr. Sudung Nainggolan MH.Sc., dr. Marwito Wiyanto, M.Biomed., AIFM., Dr. dr.Louisa A. Langi, M.Si., M.A.

Melalui program OSSOF, mahasiswa FK UKI mendampingi satu keluarga dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan keluarga, termasuk dalam mencegah dan menangani stunting.

Dalam audiensi tersebut, FK UKI mengusulkan agar program OSSOF dapat diperluas ke perguruan tinggi di Papua.

KSP RI menyambut baik usulan tersebut dan akan mendukung upaya FK UKI dalam menurunkan angka stunting di Papua.

Kerja sama antara FK UKI, KSP RI, dan perguruan tinggi di Papua diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting di Papua dan mewujudkan Indonesia sehat di tahun 2030.

Berikut adalah beberapa poin penting dari parafrase tersebut:

FK UKI, KSP RI, dan perguruan tinggi di Papua bekerja sama untuk menurunkan angka stunting di Papua. Angka stunting di Papua masih tinggi, yaitu 33,1% pada tahun 2022.
Berbagai faktor yang menyebabkan stunting di Papua antara lain, pola makan yang tidak sehat, kurangnya akses air bersih dan sanitasi, serta kurangnya akses layanan kesehatan.
FK UKI memiliki program OSSOF yang terbukti efektif dalam menurunkan angka stunting.
FK UKI mengusulkan agar program OSSOF dapat diperluas ke perguruan tinggi di Papua.
KSP RI menyambut baik usulan tersebut dan akan mendukung upaya FK UKI dalam menurunkan angka stunting di Papua.

CHARIS TEACHERS CONFERENCE 2023

CHARIS TEACHERS CONFERENCE 2023
Antusiasme dan kebutuhan akan metode pendidikan yang baik dan relevan, menjadi kerinduan bagi semua yang terlibat, untuk terus berbakti, berbagi, mempersiapkan pendidikan yang tepat, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masa depan bangsa Indonesia. Untuk itulah, Terang Papua bekerja sama dengan Charis National Academy – Malang dan Universitas Kristen Papua mengadakan Charis Teachers Conference di Sorong. Acara yang dilaksanakan pada 26-27 Juni 2023 ini diikuti oleh lebih dari 500 peserta, terdiri dari guru jenjang TK-SMA, akademisi, pengasuh sekolah minggu, babinsa, serta masyarakat umum yang tertarik untuk memperkaya ilmu dan praktik mengenai pendidikan anak.

“Ini kali pertama CTC diadakan di Sorong, setelah tahun 2022 lalu kami mengadakan di Manokwari. Tahun ini, ada 24 topik pilihan yang bisa dipilih oleh para peserta di dalam kelas-kelas kecil, karena kami mendatangkan 12 trainers dari Sekolah Charis di Malang. Topik-topik yang tersedia juga sangat praktis dan bukan merupakan seminar atau diklat berjam-jam,” jelas Yulket Runtuboy, staf Terang Papua, sekaligus ketua panitia acara. Lebih lanjut,

Susane Ikawati, salah satu trainer dari tim Charis yang juga merupakan Kepala SD Charis – Malang mengatakan, konferensi adalah tempatnya guru-guru berkumpul dan belajar bersama serta membangun jejaring. “Konferensi menunjukkan bahwa bukan hanya ada pelatih dan trainee atau orang yang dilatih. Namun di konferensi, guru-guru Bersatu. Guru tidak bisa berjalan sendiri. Karena dari jejaring itulah kita bisa bergerak bersama. Harapan kami, guru-guru yang hadir bisa kembali ke sekolah, terus bergerak dan menggerakkan yang lain.”

Acara yang mengusung tema “Choose Life” ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Sorong yang diwakili oleh pengawas SMP. Turut hadir pula pada hari kedua, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Daya, Drs. Adrian Howay, M.M. serta perwakilan dari Kodam XVIII Kasuari.

Topik-topik yang disediakan disusun sejalan dengan kurikulum merdeka, dengan menekankan pembelajaran yang berdiferensiasi, project based learning, serta profil pelajar Pancasila. “Tema Choose Life sendiri menggambarkan bagaimana para pendidikan harus terus “hidup” dalam artian, mau maju, mau terus belajar dan berkembang, tidak diam di tempat, karena kami percaya PAPUA BISA. Pendidikan, dalam hal ini lewat guru-guru yang ada, merupakan fondasi dasar untuk maju. Guru-guru di Sorong harus bisa bangkit,” jelas Yulket Runtuboy.

Johanis Sinay, salah satu peserta CTC Sorong 2023 mengaku terkesan. “Menurut kami ini adalah yang terbaik. Banyak ilmu yang masih perlu kami pelajari khususnya dalam menghadapi tahun ajaran baru. Tentunya, kami disini telah dibekali, dan kami percaya akan melakukan yang terbaik di tempat tugas kami,” ujar guru SDN 19 Kota Sorong di Pulau Dom ini.

Selain itu, Fitriani, guru SMAN 4 Kota Sorong juga menceritakan apa saja yang sudah ia dapatkan dari CTC 2023 di kelas. “Topik yang saya pelajari bermacam-macam, diantaranya bagaimana menumbuhkan iklim baca pada peserta didik, literasi lingkungan, menumbuhkan rasa empati dari sebuah bacaan dan bagaimana membuat pengajaran di kelas menarik. Semuanya hampir berkesan, karena ilmunya keren sekali. Yang saya suka adalah kita sebagai guru diajari menjadi fasilitator yang sesungguhnya untuk peserta didik. Bagaimanapun, guru harus banyak ide untuk menuangkan apa yang peserta didik butuhkan, bukan sekadar ilmu kognitif,” jelasnya.

Rektor Universitas Kristen Papua, dr. Sophian Andi mengungkapkan akan selalu menyambut dengan hangat setiap program atau aktivitas pelatihan. “Kami memang mempunyai kepedulian terhadap bagaimana kita meningkatkan pendidikan khususnya di kota Sorong, Papua Barat Daya. Harapan saya guru-guru ini akan dapat menjadi duta Charis dan mampu melatih rekan-rekan yang lain dalam menerapkan pembelajaran yang menarik kepada peserta didik. Tentu saja Papua pasti bisa. Kita punya potensi yang begitu besar, generasi muda yang sangat-sangat cemerlang. Semua itu akan bisa diraih jika kita memberikan mereka kesempatan untuk turut serta dalam pendidikan. Tentu saja kita harus memberikan pelayanan pendidikan yang baik, pengajaran yang baik, sehingga mereka tidak akan kalah dengan daerah lain,” pungkasnya.

Tim papua Bisa Sorong meraih perak di ajang Youth International Science Fair

Tim papua Bisa Sorong berhasil meraih perak dalam ajang Youth International Science Fair.

Empat siswi atas nama Kinanthia P T Swara (SMA YPPK St.Agustinus), Hellga C E Pullu (SMA YPPK St.Agustinus), Dealova A Haumasse (SMA N 4 Kota Sorong), dan Mischa V kadmaerubun (SMA YPPKK Moria) berhasil meraih perak dalam ajang Youth Internatinal Science Fair.

Kompetisi Sains Internasional ini diikuti oleh 30 negara antara lain Turki, Malaysia, Thailand, Polandia, India, Korea Selatan, Singapura, Cina, Brazil, Amerika, Uni Emirat Arab, Pakistan, Macedonia, Iraq, Kenya, Romania, Vietnam, Mecssico, Italia, Canada, Iran, Azerbaijan, Poertorico, Serbia, Filiphina, Kazakhstan, Ukraina, Timor Leste, Czech Public, dan Indonesia secara online dan on site.

Sejak November 2022 lalu, keempat anak yang tergabung dalam Tim Papua Bisa Sorong ini, telah diseleksi dan dibina oleh Terang Papua bersama dengan Universitas Kristen Papua untuk melakukan riset dan menulis karya ilmiah tentang Innovation of Packaging System with Biology, Chemistry, Physics, Parameteters While Ensuring Cost Effectiveness and Health. “Saya sangat excited dalam mengikuti seleksi, dan sangat senang ketika mengetahui bahwa saya lolos untuk berangkat ke Bali mengikuti lomba. Proses yang saya lalui bersama tim ada susah dan duka dalam melakukan eksperimen sampai memperoleh progress. Dan ada begitu banyak tantangan yang kami hadapi di Surabaya sebelum kami ke Bali dan ternyata kami bisa melewatinya karena itu semua pertolongan Tuhan, kami lancar dalam presentasi dan kami berhasil mendapatkan silver sesuai dengan apa yang kami kerjakan”. Ujar Mischa V Kadmaerubun salah satu anggota Tim Papua Bisa Sorong.

Atas pencapaian mereka ini, pada Rabu, 15 Maret 2023, dengan bangga dan meriah Tim Papua Bisa Sorong disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan kota Sorong bersama para staf dinas pendidikan, Rektor UKiP, para guru, orangtua, tim Terang Papua, dan teman-teman sekolah mereka di bandara Domine Eduard Osok Sorong. “Kami sampaikan terimakasih kepada yayasan Terang Papua yang telah berhasil membina anak-anak kita dari SMA kota Sorong ini, sehingga mendapatkan medali perak yang tentunya membawa harum nama kota Sorong Papua Barat Daya. Biar dari Indonesia timur, tapi kita bisa membuktikan bahwa kita bisa bersaing dengan negara-negara lain”. Ujar kepala dinas pendidikan kota sorong ibu Yuli Atmini, S.Sos.,MM. Kepala dinas pendidikan kota Sorong mengaku bangga dengan pencapain tim 1 Papua Bisa Sorong yang pertamakali membawa pulang medali silver untuk provinsi baru Papua Barat Daya.

Rektor UKiP bapak dr. Sophian Andi,M.Pd.K dalam sambutannya mengatakan “Saya percaya bahwa pencapaian ini akan menjadi motivasi bagi seluruh generasi muda di Tanah Papua bahwa kita ternyata mampu bersaing dalam kompetisi yang diikuti oleh peserta dari 30 negara dan merupakan kebanggaan bagi kita semua melihat siswi-siswi dari SMA negeri 4, SMA YPPK St.Agustinus, SMA YPPKK Moria yang telah berjuang dengan disiplin yang tinggi dengan hasil yang baik”. dr.Sophian Andi,M.Pd.K juga berterimakasih atas dukungan dan Kerjasama yang baik antara UKiP, Terang Papua, Dinas Pendidikan Kota Sorong, Kepala sekolah dan guru serta orangtua yang memberikan dukungannya kurang lebih 4 bulan kepada tim Papua Bisa Sorong.

Lebih lanjut, Yulket Runtuboy, salah satu staf dari Terang Papua mengatakan bahwa pencapaian tim Papua Bisa Sorong ini adalah hasil kerja keras serta dedikasi dari para siswa, dukungan dari sekolah, guru, orangtua, dan berbagai pihak yang telah terlibat sejauh ini. “Kita percaya bahwa dengan komitmen dan disiplin, anak-anak Papua juga bisa. Kemenangan ini merupakan kemenangan bersama kota Sorong. Semoga dari sini, semakin banyak generasi muda yang terinpirasi”.

Webinar Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Kristen

Universitas Kristen Papua dan PGLII Gelar Webinar Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Kristen

Universitas Kristen Papua (UKiP) Sorong bekerjasama dengan Pengurus Pusat Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Komisi Pendidikan Umum menggelar webinar bertema “Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan Agama Kristen Melalui Pelatihan Pengembangan Kapasitas Guru dan Pengembangan Metode atau Sarana Pembelajaran.”

Webinar ini dilaksanakan pada hari Jumat, 25 November 2022, pukul 09.00 WIB secara online melalui Zoom Meeting. Webinar ini terbuka untuk umum, terutama guru-guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Papua dan Papua Barat.

Turut hadir memberikan sambutan Pdt. Tommy Lengkong, M.Th. (Sekretaris Umum PP PGLII), Moderator Pdt. M. Luther Batubara, M.Th. (Ketua IX PP PGLII) dan Host dr. Sophian Andi, M.Pd.K. (Rektor UKiP Sorong).

Webinar ini menghadirkan pembicara yang kompeten di bidang Pendidikan Agama Kristen, yaitu: Pdt. Fidelis Buke, M.A.

Dalam webinar ini, para peserta akan mendapatkan materi tentang:
– Kebijakan dan strategi peningkatan kualitas Pendidikan Agama Kristen
– Pengembangan kapasitas guru PAK
– Pengembangan metode dan sarana pembelajaran PAK yang inovatif

Peserta webinar juga berkesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi dengan pembicara.

Penyelenggaraan webinar ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas Pendidikan Agama Kristen di Papua dan Papua Barat. Pendidikan Agama Kristen merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan bangsa dan negara. Oleh karena itu, perlu diupayakan agar Pendidikan Agama Kristen dapat memberikan layanan yang berkualitas bagi peserta didik.

Webinar Mengembangkan Kualitas dan Kapasitas Layanan Kependidikan

Universitas Kristen Papua dan PGLII Gelar Webinar Mengembangkan Kualitas dan Kapasitas Layanan Kependidikan

Universitas Kristen Papua (UKiP) Sorong bekerjasama dengan Pengurus Pusat Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Komisi Pendidikan Umum menggelar webinar bertema “Mengembangkan kualitas dan kapasitas layanan kependidikan melalui Pelatihan Standar Nasional Pendidikan (SNP)”.

Webinar ini dilaksanakan pada hari Jumat, 21 Oktober 2022, pukul 09.00 WIB secara online melalui Zoom Meeting. Webinar ini terbuka untuk umum, terutama para pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan di perguruan tinggi Kristen di Papua dan Papua Barat.

Webinar ini menghadirkan pembicara yang kompeten di bidang pendidikan, yaitu:

Dr. Adita Sutresno, S.Si., M.Sc., Auditor Mutu UKSW
Dalam webinar ini, para peserta akan mendapatkan materi tentang:
– Kebijakan dan strategi pengembangan kualitas dan kapasitas layanan kependidikan
– Implementasi SNP dalam perguruan tinggi
– aStrategi peningkatan mutu perguruan tinggi
Peserta webinar juga berkesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi dengan para pembicara.

Penyelenggaraan webinar ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas layanan kependidikan di perguruan tinggi Kristen di Papua dan Papua Barat. Pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan bangsa dan negara. Oleh karena itu, perlu diupayakan agar perguruan tinggi Kristen dapat memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi peserta didik.

Dalam webinar ini, Pdt. Tommy Lengkong, M.Th., Sekretaris Umum PP PGLII, menyampaikan sambutannya bahwa webinar ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas layanan kependidikan di perguruan tinggi Kristen di Indonesia. Ia berharap agar webinar ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta.

Pdt. M. Luther Batubara, M.Th., Ketua IX PP PGLII, yang bertindak sebagai moderator webinar, menyampaikan bahwa webinar ini sangat penting untuk diikuti oleh para pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan di perguruan tinggi Kristen di Papua dan Papua Barat. Ia berharap agar para peserta dapat memanfaatkan webinar ini untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas layanan kependidikan di perguruan tinggi.

dr. Sophian Andi, M.Pd.K., Rektor UKiP Sorong, yang bertindak sebagai host webinar, menyampaikan bahwa UKiP Sorong menyambut baik kerja sama dengan PGLII dalam penyelenggaraan webinar ini. Ia berharap agar webinar ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta dan dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas layanan kependidikan di perguruan tinggi Kristen di Indonesia.

Webinar Meningkatkan Profesionalisme Guru, Dosen, dan Tenaga Kependidikan

Universitas Kristen Papua dan PGLII Gelar Webinar Meningkatkan Profesionalisme Guru, Dosen, dan Tenaga Kependidikan

Universitas Kristen Papua (UKiP) Sorong bekerjasama dengan Pengurus Pusat Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Komisi Pendidikan Umum menggelar webinar bertema “Meningkatkan profesionalisme guru, dosen, dan tenaga kependidikan lainnya melalui pengembangan kualifikasi akademik dan sertifikasi”.

Webinar ini dilaksanakan pada hari Jumat, 30 September 2022, pukul 09.00 WIB secara online melalui Zoom Meeting. Webinar ini terbuka untuk umum, terutama para guru, dosen, dan tenaga kependidikan di perguruan tinggi Kristen di Indonesia.

Webinar ini menghadirkan pembicara yang kompeten di bidang pendidikan, yaitu:
Dr. Drs. Umbu Tegela Ibi Leba, M.Si., Dosen Universitas Kristen Satya Wacana

Dalam webinar ini, para peserta akan mendapatkan materi tentang:
– Kebijakan dan strategi peningkatan profesionalisme guru, dosen, dan tenaga kependidikan
– Pengembangan kualifikasi akademik dan sertifikasi guru, dosen, dan tenaga kependidikan
– Strategi peningkatan mutu pendidikan melalui profesionalisme guru, dosen, dan tenaga kependidikan

Peserta webinar juga berkesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi dengan para pembicara.
Penyelenggaraan webinar ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru, dosen, dan tenaga kependidikan di perguruan tinggi Kristen di Papua dan Papua Barat. Profesionalisme guru, dosen, dan tenaga kependidikan merupakan salah satu faktor penting dalam peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu, perlu diupayakan agar guru, dosen, dan tenaga kependidikan dapat meningkatkan profesionalismenya.

Dalam webinar ini, Pdt. Tommy Lengkong, M.Th., Sekretaris Umum PP PGLII, menyampaikan sambutannya bahwa webinar ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru, dosen, dan tenaga kependidikan di perguruan tinggi Kristen di Indonesia. Ia berharap agar webinar ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta.

Pdt. M. Luther Batubara, M.Th., Ketua IX PP PGLII, yang bertindak sebagai moderator webinar, menyampaikan bahwa webinar ini sangat penting untuk diikuti oleh para guru, dosen, dan tenaga kependidikan di perguruan tinggi Kristen di Indonesia. Ia berharap agar para peserta dapat memanfaatkan webinar ini untuk meningkatkan profesionalismenya.

Dr. Drs. Umbu Tegela Ibi Leba, M.Si., sebagai pembicara webinar, menyampaikan bahwa profesionalisme guru, dosen, dan tenaga kependidikan dapat ditingkatkan melalui pengembangan kualifikasi akademik dan sertifikasi. Ia juga menyampaikan bahwa perlu ada strategi yang terintegrasi untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui profesionalisme guru, dosen, dan tenaga kependidikan.

dr. Sophian Andi, M.Pd.K., Rektor UKiP Sorong, yang bertindak sebagai host webinar, menyampaikan bahwa UKiP Sorong menyambut baik kerja sama dengan PGLII dalam penyelenggaraan webinar ini. Ia berharap agar webinar ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta dan dapat meningkatkan profesionalisme guru, dosen, dan tenaga kependidikan di perguruan tinggi Kristen.

Webinar Pariwisata Gastronomi

Pemerintah Kota Salatiga, CEMSED FEB UKSW, dan Universitas Kristen Papua Gelar Webinar Pariwisata Gastronomi

Pemerintah Kota Salatiga, CEMSED FEB UKSW, dan Universitas Kristen Papua bekerja sama menggelar webinar pariwisata gastronomi bertema “Pariwisata Gastronomi: Jati Diri untuk Negeri”. Webinar ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada hari Jumat, 18 Juni 2021, pukul 09.00-12.00 WIB.

Webinar ini menghadirkan pembicara yang kompeten di bidang pariwisata gastronomi, yaitu:
– Dr. Suryasatriya Trihandaru, M.Sc.nat, Pembantu Rektor V UKSW (Kajian Akademisi atas konsep Edukasi dan Riset Bidang Gastronomi)
– Drs. Valentino T Haribowo, M.M, Kadis Kebudayaan & Pariwisata Kota Salatiga (Pariwisata Salatiga dari Aspek Kuliner/Gastronomi)
– Augustinus Rinus, S.Pd, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat (Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat sebagai daerah wisata Superprioritas dari Aspek Kuliner/Gastronomi)

Dalam webinar ini, para peserta akan mendapatkan materi tentang:
– Konsep edukasi dan riset bidang gastronomi
– Peran gastronomi dalam pariwisata
– Implementasi gastronomi dalam pariwisata

Peserta webinar juga berkesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi dengan para pembicara.

Aldi Lasso S.Pd, M.M.Par., Ph.D, selaku moderator webinar, menyampaikan bahwa webinar ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pariwisata gastronomi. Ia berharap agar webinar ini dapat memberikan inspirasi bagi para pelaku pariwisata untuk mengembangkan potensi gastronomi di daerahnya masing-masing.

Dr. Suryasatriya Trihandaru, M.Sc.nat, selaku pembicara pertama, menyampaikan bahwa gastronomi merupakan bidang yang mempelajari tentang makanan dan minuman dari berbagai aspek, termasuk sejarah, budaya, ekonomi, dan pariwisata. Ia menjelaskan bahwa gastronomi memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata.

Drs. Valentino T Haribowo, M.M, selaku pembicara kedua, menyampaikan bahwa Salatiga merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki potensi pariwisata gastronomi yang besar. Ia menjelaskan bahwa Salatiga memiliki berbagai macam kuliner khas, seperti soto kemiri, pecel tongkol, dan wingko babat.

Augustinus Rinus, S.Pd, selaku pembicara ketiga, menyampaikan bahwa Kabupaten Manggarai Barat merupakan salah satu daerah wisata superprioritas di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Manggarai Barat memiliki berbagai macam kuliner khas, seperti ikan bakar swai, sup ikan kuah kuning, dan papeda.

Webinar ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk akademisi, pelaku pariwisata, dan masyarakat umum. Peserta webinar memberikan tanggapan yang positif terhadap webinar ini. Mereka menyampaikan bahwa webinar ini memberikan inspirasi bagi mereka untuk mengembangkan potensi gastronomi di daerahnya masing-masing.

Berikut adalah beberapa poin penting dari webinar tersebut:
– Gastronomi merupakan bidang yang memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata.
– Indonesia memiliki berbagai macam kuliner khas yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata gastronomi.
– Pemerintah dan pelaku pariwisata perlu bekerja sama untuk mengembangkan potensi pariwisata gastronomi di daerah masing-masing.

Para pembicara menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, akademisi, dan pelaku pariwisata untuk mengembangkan potensi pariwisata gastronomi di Indonesia.

Kuliah Umum Hukum Sebagai Sarana Pembangunan Ekonomi di Era Globalisasi

Universitas Kristen Papua Gelar Kuliah Umum Hukum Sebagai Sarana Pembangunan Ekonomi di Era Globalisasi

Universitas Kristen Papua (UKiP) Sorong menggelar kuliah umum bertema “Hukum Sebagai Sarana Pembangunan Ekonomi di Era Globalisasi”. Kuliah umum ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada hari Selasa, 20 April 2021, pukul 16.00 WIT.

Kuliah umum ini menghadirkan pembicara yang kompeten di bidang hukum, yaitu:
Dr. Dhaniswara K. Harjono, SH., M.H., MBA, Rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI)

Dalam kuliah umum ini, Dr. Dhaniswara K. Harjono menyampaikan bahwa hukum memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi. Ia menjelaskan bahwa hukum dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kegiatan ekonomi.

Dr. Dhaniswara K. Harjono juga menyampaikan bahwa hukum perlu diadaptasi dengan perkembangan era globalisasi. Ia menjelaskan bahwa hukum harus mampu menjawab tantangan-tantangan yang muncul di era globalisasi, seperti persaingan pasar bebas dan teknologi informasi.

Kuliah umum ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum. Peserta kuliah umum memberikan tanggapan yang positif terhadap kuliah umum ini. Mereka menyampaikan bahwa kuliah umum ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang peran hukum dalam pembangunan ekonomi.

Berikut adalah beberapa poin penting dari kuliah umum tersebut:
– Hukum memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi.
– Hukum dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kegiatan ekonomi.
– Hukum perlu diadaptasi dengan perkembangan era globalisasi.

Dr. Dhaniswara K. Harjono menekankan pentingnya peran hukum dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di era globalisasi.

Webinar Mengelola Keuangan Mahasiswa

Universitas Kristen Papua Gelar Webinar Mengelola Keuangan Mahasiswa

Universitas Kristen Papua (UKiP) Sorong menggelar webinar bertema “Mengelola Keuangan Versi Mahasiswa”. Webinar ini diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi UKiP dan terbuka untuk umum, terutama mahasiswa.

Webinar ini dilaksanakan pada hari Jumat, 5 Maret 2023, pukul 18:00 WIT secara online melalui Zoom Meeting.

Pembicara webinar ini adalah:
– James Kastanya, Dosen UKiP dan Kordiv Hukum Bawaslu Kota Sorong
– Williamson Amamehi, Alumni UKiP dan Kepala Lab Pertamina
– Ade Andriani R, Dekan UKiP dan Pelaku Usaha

Dalam webinar ini, para peserta akan mendapatkan materi tentang:
– Pentingnya mengelola keuangan
– Cara mengatur keuangan mahasiswa
– Tips menabung dan jajan

Peserta webinar juga berkesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi dengan para pembicara.
Ade Andriani R, selaku dekan Fakultas Ekonomi UKiP, menyampaikan bahwa webinar ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan literasi keuangan mahasiswa. Ia berharap agar webinar ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta.

James Kastanya, selaku pembicara webinar, menyampaikan bahwa mengelola keuangan merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki oleh setiap orang, termasuk mahasiswa. Ia juga menyampaikan bahwa ada beberapa tips yang dapat dilakukan oleh mahasiswa untuk mengelola keuangannya, antara lain:
– Membuat anggaran
– Melacak pengeluaran
– Menghindari utang
– Menabung

Williamson Amamehi, selaku narasumber webinar, menyampaikan bahwa mengelola keuangan mahasiswa harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Ia juga menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh mahasiswa untuk menabung, antara lain:
– Menabung dari pendapatan yang diterima
– Menabung dari jajan
– Menabung dari uang saku

Webinar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pentingnya mengelola keuangan dan tips-tips yang dapat dilakukan untuk mengelola keuangan secara efektif.

new web id